kehilangan jari tangan, tanpa kedua kaki karena diamputasi, Dalam segala keterbatasan pa Dede (47 tahun) tetap berjuang demi anak dan istri.
Berawal dari aktfitasnya sebagai buruh serabutan, ia diminta mengerjakan menggarap kebun yang tanpa sengaja menjadi awal petaka kehilangan kaki.
ia menginjak duri tajam, tanpa tau apa yang terjadi selanjutnya ia membersihkan selokan yang membuat luka tusukan dikakinya infeksi parah hingga harus diamputasi.
— “awalnya hanya 1 (kaki kanan), ternyata menjalar ke kaki kiri sampe jari tangan juga jadinya ikut dipotong”

Kini nasibnya berubah,
—“apa-apa nggak bisa sendiri, harus dibantu anak atau istri, keluar rumah aja udah 15tahun (tidak keluar rumah)”
tak mau kalah dengan keadaan, pa Dede berjuang dengan caranya sendiri, ia menjual beras dengan modal terbatas yang bisa dikirim dari grosir kemudian ia bersihkan dan tawarkan ke tetangga sekitar.
—”namanya orang dekat ya, kadang ada aja yang utang seminggu di bayar, tp disini jg banyak warung, dr pada ngga kejual”

Demi pemasukan rumah tangga yang lebih baik sang istri ikut membantu menjadi buruh tani, dalam hati kecilnya tak ingin ia melihat sang istri bersimbah keringat diterpa panas karna seharusnya ia yang berjuang. belum lagi harpannya layaknya seorang ayah terhadap anaknya mengantar jemput sekolah dan jalan-jalan.
yang ia perlukan saat ini adalah alat bantu dan modal usaha beras karena saat ini hanya 1 atau 2 karung saja yang bisa ia beli dan jual,
Mari Bersama Bantu Pak Dede!
Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk:
- Alat bantu mobilisasi agar Pak Dede bisa beraktivitas mandiri.
- Tambahan modal usaha untuk meningkatkan penghasilan keluarga.
Sekecil apa pun kepedulian Anda sangat berarti bagi perjuangan Pak Dede.